Showing posts with label Kota Palu. Show all posts
Showing posts with label Kota Palu. Show all posts

Pengertian Sapta Pesona dan Bentuk Aksinya untuk Pariwisata

Sapta Pesona
Papan Informasi Sapta Pesona di kawasan teluk Palu

     Jika Anda pernah atau sering jalan-jalan ke tepian teluk Palu pasti anda akan melihat papan informasi seperti foto di atas. Sebagian orang akan melihat ini seperti papan semboyan atau moto seperti yang umumnya digunakan untuk mempromosikan karakteristik desa. Namun ternyata Sapta Pesona memiliki tujuan dan pemaknaan tersendiri. Apa maksud dari sapta pesona tersebut? Berikut Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia menjabarkannya dalam buku panduan pelaksanaan sadar wisata.

     Sapta Pesona merupakan jabaran konsep sadar wisata yang terkait dengan dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam upaya untuk menciptakan lingkungan dan suasana kondusif yang mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata melalui perwujudan tujuh unsur dalam Sapta Pesona. Lambang Sapta Pesona berbentuk matahari tersenyum yang menggambarkan semangat hidup dan kegembiraan. Tujuh sudut pancaran sinar yang tersusun rapi di sekeliling matahari menggambarkan unsur-unsur Sapta Pesona.


7 (Tujuh) Unsur Sapta Pesona

Tujuh unsur sapta pesona tersebut terdiri dari unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan. Berikut ini jabaran pengertian dan bentuk aksi dari ketujuh unsur tersebut:

1. Aman

    Pengertian Suatu kondisi lingkungan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang memberikan rasa tenang, bebas dari rasa takut dan kecemasan bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain:
  • Tidak menganggu kenyamanan wisatawan
  • Menolong dan melindungi wisatawan
  • Menunjukkan sifat bersahabat terhadap wisatawan
  • Memelihara keamanan lingkungan
  • Membantu memberi informasi kepada wisatawan
  • Menjaga lingkungan yang bebas dari bahaya penyakit menular
  • Meminimalkan resiko kecelakaan dalam penggunaan fasilitas publik.

2. Tertib

    Pengertian kondisi lingkungan dan pelayanan di destinasi pariwisata/daerah tujuan wisata yang mencerminkan sikap disiplin yang tinggi serta kualitas fisik dan layanan yang konsisten dan teratur serta efisien sehingga memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain:
  • Mewujudkan budaya antri
  • Memelihara lingkungan dengan mentaati peraturan yang berlaku
  • Disiplin waktu/tepat waktu
  • Serba jelas, teratur, rapi dan lancar.

3. Bersih

     Suatu kondisi lingkungan serta kualitas produk dan pelayanan di destinasi pariwisata/daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang sehat/hygienik sehingga memberikan rasa nyaman dan senang bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain:
  • Tidak membuang sampah sembarangan
  • Menjaga kebersihan lingkungan objek wisata
  • Menjaga lingkungan yang bebas dari polusi udara
  • Menyiapkan sajian makanan dan minuman yang higienis
  • Menyiapkan perlengkapan penyajian makanan dan minuman yang bersih
  • Pakaian dan penampilan petugas bersih dan rapi.

4. Sejuk 

     Suatu kondisi di destinasi pariwisata/daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang sejuk dan teduh yang akan memberikan perasaan nyaman bagi wisatawan dalam melakukan kunjungannya ke daerah tersebut.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain:
  • Melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon
  • Memelihara penghijauan di lingkungan objek wisata
  • Menjaga kondisi sejuk dalam berbagai area di daerah tujuan wisata.

5. Indah

     Suatu kondisi di daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang indah dan menarik dan memberikan kesan yang mendalam bagi wisatawan sehingga mewujudkan potensi kunjungan ulang serta mendorong promosi ke pasar wisatawan yang lebih luas
Bentuk Aksi yang perlu diwujudkan antara lain:
  • Menjaga objek wisata dalam tatanan yang estetik, alami dan harmoni
  • Menata lingkungan secara teratur
  • Menjaga keindahan vegetasi, tanaman hias dan peneduh.

6. Ramah

     Suatu kondisi lingkungan yang bersumber dari sikap masyarakat di destinasi pariwisata yang mencerminkan suasana yang akrab dan terbuka.
Bentuk Aksi yang perlu diwujudkan antara lain:
  • Bersikap sebagai tuan rumah yang baik serta selalu membantu wisatawan
  • Memberi informasi tentang adat istiadat secara sopan
  • Menunjukkan sikap menghargai dan toleransi terhadap wisatawan
  • Memberikan senyum yang tulus.

7. Kenangan

     Suatu bentuk pengalaman yang berkesan di destinasi pariwisata yang akan memberikan rasa senang dan kenangan yang indah bagi wisatawan.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain:
  • Menggali dan mengangkat keunikan budaya lokal
  • Menyajikan makanan dan minuman khas lokal yang bersih dan sehat
  • Menyediakan cinderamata yang menarik, unik/khas serta mudah dibawa

     Itulah pengertian dari Sapta Pesona dan tujuh buah unsurnya. Semoga dapat bermanfaat untuk kita sebagai masyarakat agar lebih berpartisipasi dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh kembangnya kepariwisataan di daerah kita, yaitu di daerah Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah yang kita cintai ini. Sekian dan Terimakasih.

Sumber: panduan pelaksanaan sadar wisata. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia

Jembatan Kasubi, Kalukubula-Sunju-Binangga

Jembatan Kasubi
Jembatan Kalukubula Sunju Binangga (Kasubi)
Yuk kita tengok Jembatan Kasubi (Kalukubula-Sunju-Binangga) lebih dekat. Jembatan yang diresmikan pada Senin, 7 September 2015 oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola ini terletak di desa Kalukubula, kabupaten Sigi, propinsi Sulawesi Tengah.

Kakarmand baru mengetahui jembatan ini saat mengikuti MTQ tingkat kabupaten Sigi di desa Kotapulu, kecamatn Dolo tanggal 10-15 November 2015. Waktu itu saya menjadi peserta dari kafilah kecamatan Marawola barat. Masyarakat di sana masih hangat-hangatnya membicarakan tentang jembatan Kasubi ini.
Jembatan Longki Djanggola
Prasasti jembatan Kasubi oleh Gubernur Sulawesi Tengah
Sudahkah Anda menelusuri jembatan Kasubi?
Jembatan Kasubi ini menghubungkan Desa Kalukubula Kecamatan Biromaru menuju Desa Sunju Kecamatan Marawola. Kemudian dari desa Sunju melalui jalan yang telah mulus beraspal terhubung lagi ke Desa Binangga Kecamatan Marawola.

Jembatan dan jalan ini sangat dirasakan manfaatnya dalam mengurangi jarak tempuh perjalanan dari yang sebelumnya. Jarak tempuh menjadi sangat singkat karena jembatan Kasubi. Dari sebelumnya jika dari Kecamatan Biromaru menuju Kecamatan Marawola biasanya dilalui melalui wilayah Kota Palu terlebih dahulu. Jalur ini juga direncanakan kedepannya menjadi penghubung outer ring road (jalan lingkar luar) dari Pantoloan, Kalukubula sampai ke Watusampu.

Jalan ini menghubungkan aktifitas ekonomi, sosial maupun budaya dalam masyarakat. Selain itu, untuk masyarakat di kecamatan Biromaru jalur Kasubi ini juga membuat jarak menuju Pariwisata Paralayang Mantantimali di kecamatan Marawola Barat menjadi lebih singkat.
Kalukubula Sunju Binangga
Pemandangan sawah di desa Sunju
Perjalanan dari kalukubula menuju binangga dilalui dengan pemandangan persawahan yang menyejukan pandangan mata. Di sebelah kanan dan kiri sepanjang jalan Anda akan menikmati pemandangan desa Sunju yang hijau. Namun jika Anda merupakan pengemudi kendaraan, jangan sampai keasikan menikmati pemandangan tanpa memperhatikan jalan kendaraan Anda.

Kembali kepada jembatan Kasubi yang memiliki panjang empat puluh lima meter dam lebar tujuh meter ini juga menjadi spot bermain dan rekreasi masyarakat sekitar. Saat sore hari jembatan ini ramai didatangi oleh anak-anak muda desa sebagai tempat berkumpul dan rekreasi. Mereka ada yang menaiki kendaraan seperti motor dan sepeda, namun ada pula yang berjalan santai sambil jogging. Pada kubangan tepian sungai pun menjadi tempat main dan berenang bagi anak-anak desa.

Nah, begitulah jembatan Kasubi. Alias Jembatan Kalukubula Sunju Binangga.
Untuk lebih memperjelas lagi, berikut lampiran foto-foto di jembatan Kasubi.


Foto Jembatan Kalukubula - Sunju - Binangga. Kasubi

mandi di sungai Kalukubula, Kasubi
Anak-anak desa mandi di sekitar jembatan Kasubi
tangga jembatan Kasubi
Anak-anak sedang menuruni tangga jembatan Kasubi
taman jembatan Kasubi
Jembatan menjadi tempat berkumpulnya muda mudi desa
jogging di jembatan kasubi
Masyarakat kini melakukan jogging sebagai gaya hidup sehat
pemandian wera dan dirgantara paralayang mantantimali
Tembus menuju wisata pemandian wera, dan dirgantara paralayang
Papan project pembangunan jalan
Papan proyek pembangunan jalan Binangga - Kalukubula
Jembatan Kasubi
Jembatan Kasubi, Kalukubula - Sunju - Binangga
Jembatan Kalukubula
Pemandangan sekitar Jembatan Kasubi sangat cocok buat berfoto ria

Sekian postingan Kakarmand tentang Jembatan Kasubi (Kalukubula - Sunju - Binangga). Bila ada tanggapan, jangan ragu unutuk mengisi form komentar di bawah. Terimakasih

Yellow Box Junction kini ada di Kota Palu

Kota Palu

Yellow box Junction kini ada di kota Palu. Penampakan Yellow Box Junktion ini ada pada beberapa persimpangan jalan di Kota Palu. Jika Anda masyarakat Kota Palu dan sekitarnya yang masih asing dengan garis kuning yang satu ini silahkan baca juga di artikel Kakarmand: (Pengertian Yellow Box Junction) <<

Tidak semua persimpangan jalan di kota Palu yang dipasang marka jalan ini. Tetapi hanya beberapa saja, yaitu pada persimpangan jalur-jalur Arteri Primer yang padat lalu lintas dan berpotensi tinggi untuk menimbulkan kemacetan. Berikut ini beberapa persimpangan jalan di Kota Palu yang dipasang Yellow Box Junction, beserta analisa singkat dari @kakarmand.

YBJ Kota Palu


1. Persimpangan Jalan Dewi Sartika - Moh. Yamin - Basuki Rahmat - Abdurrahman Saleh
Peta Palu
Persimpangan jalan Basuki Rahmat
     Kepadatan pada persimpangan ini biasanya terjadi pada hari-hari masuk kerja yaitu jam 07.00-09.00 pagi. Hal tersebut diakibatkan karena persimpangan ini menghubungkan jalan Dewi Sartika yang merupakan jalur penghubung Kelurahan Birobuli Selatan, Birobuli Utara, dan Petobo yang merupakan basis wilayah permukiman penduduk. Jalan Dewi Sartika juga salah satu jalur kolektor primer yang menghubungkan wilayah Kota Palu menunju wwilaya kabupaten Sigi. Sedangkan jalan Moh Yamin memiliki basis peruntukan Perkantoran Pemerintah. Kepadatan tersebut juga kadang terjadi saat jam pulang kerja yaitu jam 16.30-17.30 petang
     Sementara itu, jalan Abdurrahman Saleh merupakan jalur yang menghubungkan lalu lintas darat di Kota Palu menuju terminal lalu lintas udara yaitu bandar udara Mutiara Sis-Aljufri. Jalan Abdurrahman Saleh dan Jalan Basuki Rahmat merupakan Jalan Arteri Primer. Sedangkan Jalan Dewi Sartika dan Jalan Moh Yamin merupakan Jalan Kolektor Primer. Terhubungnya jalur Arteri Primer dan Kolektor Primer dalam persimpangan ini membuat persimpangan ini kini memiliki garis Yellow Box Junction.


2. Persimpangan Jalan Basuki Rahmat - I Gusti Ngurah Rai - Towua - W. Monginsidi
Peta Palu
Persimpangan Jalan Emi Saelan
     Persimpangan ini bisa dibilang merupakan persimpangan yang paling ramai di Kota Palu. Hampir pada setiap saat di siang hari kondisi ramai tersebut tercipta. Pada awal malam hari pun kondisi ramai ini masih berlanjut. Hal tersebut karena persimpangan tersebut menghubungkan empat jalur yang padat akan lalu lintas perdagangan dan jasa.
     Seperti yang telah disebutkan pada poin satu, bahwa jalan Basuki Rahmat merupakan jalur Arteri Primer. Kemudian jalur Arteri Primer ini diteruskan ke jalur Emi Saelan. Sedangkan Jalan I Gusti Ngurah Rai merupakan jalan kolektor primer yang menyambungkan lalu lintas dari dan ke wilayah seberang. Disebut wilayah seberang sebab wilayah kota palu secara geografis terbagi menjadi dua bagian dataran yang ditengah-tengahnya dibagi oleh sebuah sungai besar yang dinamakan Sungai Palu.


3. Persimpangan Jalan W. Monginsidi - R.A Kartini - Jalan Bali
Peta Palu
Persimpangan Jalan W. Monginsidi
     Jalan W. Monginsidi memiliki pola ruang untuk perdagangan dan jasa. Jalur ini juga termasuk Arteri Primer yang lumayan ramai lalu lintas. Sementara itu, jalan Kartini merupakan jalur kolektor sekunder. Jalan kartini memiliki pola ruang sebagai kawasan perkantoran pemerintahan. Yellow Box Junction juga diperlukan di sini agar lalu lintas dari jalan Kartini menuju jalan Mongisidi tidak terkunci.


4. Persimpangan Jalan Jenderal Sudirman - Sam Ratulangi - Hj. Hayun - Cik Di Tiro
Peta Palu
Persimpangan Jalan Sudirman
     Persimpangan yang satu ini terletak cukup dekat dari pusat kota Palu. Jalan Jendral Sudirman dan Samratulangi juga termasuk jalur Arteri primer. Kawasan disekitarnya juga merupakan kawasan Perdagangan dan Jasa. Sementara itu Jalan Hj. Hayun merupakan jalur Kolektor Primer. Jalan Hj. Hayun juga menghubungkan lalu intas ke arah seberang jika melewati jalan kimaja dan jembatan tiga Palu. Sedangkan jalan Cik Di Tiro hanya merupakan jalur lokal.
     Kehadiran Yellow Box Junction di sini juga dapat bermanfaat sebagai sarana edukasi berlalu lintas, sebab daerah ini juga adalah kawasan kampanye tertib berlalu lintas di Kota Palu.


5. Persimpangan Jalan Sam Ratulangi - Raden Saleh - S. Parman
Peta Palu
Persimpangan Jalan Sam Ratulangi
     Persimpangan ini menghubungkan jalan Sam Ratulangi yang merupakan jalur arteri primer. Disekitar persimpangan jalan ini juga merupakan kawasan perdagangan dan jasa. Pada arah selatan terdapat kawasan peruntukan perkantoran pemerintah propinsi sulawesi tengah beserta perangkatnya.
     Kemudian jalan Raden Saleh merupakan jalur Kolektor primer yang menghubungkan lalu lintas dari dan ke kawasan peruntukan pariwisata yaitu pantai teluk palu. Pantai di teluk Palu banyak menyediakan sarana rekreasi seperti Ruang Terbuka Hijau, Taman bermain, Pedagang kuliner, dan sebagainya. Sedangkan jalan S. Parman hanya merupakan jalan Kolektor Sekunder yang menghubungkan ke kelurahan Besusu Tengah yang didominasi oleh kawasan permukiman elit.


Yellow Box Junction Kota Palu

Itulah lima persimpangan di Kota Palu yang telah dipasang garis Yellow Box Junction.
Awalnya Kakarmand tidak tau alasan mengapa tidak di semua persimpangan jalan di pasang YBJ.
Mengapa juga hanya jalan-jalan di atas yang dipasang Yellow Box Junction?

Tapi setelah membaca peta, ternyata saya menemukan satu benang merah.
Sementara ini kesimpulannya hanya persimpangan Jalur Arteri Primer di Kota Palu yang telah dipasang Yellow Box Junction. Apakah secara nasional YBJ ini hanya untuk Arteri Primer saja?

Okey sampai disini dulu ya, jika ada yang perlu ditanggapi silahkan berkomentar pada kolom komentar di bawah. Sekian dan Terimakasih.

Writen by : @kakarmand
Maps by : capture from Bing. [Digital Globe. Geo Eye. Microsoft Corporation]
Photo by : @kakarmand

Pengertian Yellow Box Junction

Yellow Box Junction


Apa itu Yellow Box junction?

Yellow Box Junction adalah marka jalan yang bebentuk garis segi empat berwarna kuning
yang ditempatkan pada persimpangan jalan-jalan padat. Yellow Box Junction berfungsi agar lalu lintas tidak terkunci walau jalur-jalur yang bertemu di persimpangan dalam kondisi padat.

Bagaimana Yellow Box Junction bekerja?

Mengatur agar kendaraan kita tidak melintasi sisi dalam Yellow Box Junction ketika masih ada kendaraan dari kanan atau kiri yang masih ada dalam Yelow Box Junction tersebut walaupun lampu lalu lintas dari arah kendaraan kita sudah hijau. Kita wajib berhenti sampai kendaraan dari arah kiri atau kanan telah keluar dari kotak kuning tersebut.

Pengertian Yellow Box Junktion


Apa sanksi dari pelanggar Yellow Box Junction?

Sanksi bagi pelanggar marka Yellow Box Junction ini adalah penilangan dengan denda sebesar lima ratus ribu rupiah. Namun pada awal penerapannya masih berupa peneguran dari petugas POLANTAS yang berjaga di lampu lalulintas.

Begitulah pengertian dari Yellow Box Junction. Semoga Bermanfaat.
Mari menjadi pelopor tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. @kakarmand

Kabut Asap Sampai di Kota Palu

Kabut Asap Indonesia
Kabut Asap di Kota Palu

Udara Kota Palu juga kini ikut diselimuti kabut asap, Sabtu (17/10). Kondisi ini terjadi paling parah pada hari Jum'at sebelumnya, yang sempat menghentikan lalu lintas penerbangan di bandara Mutiara Sis Aljufri akibat jarak pandang yang terbatas.

"Hmmm.. ini kabut asap asalnya dari mana ya?"
Ternyata kabut asap tersebut bukan hanya kiriman dari pulau tetangga, akan tetapi dari kebakaran hutan yang juga terjadi di pulau Sulawesi. Dilaporkan oleh Pusat Informasi Data dan Humas BPBN terdapat 801 titik api terdapat di pulau Sulawesi pada Minggu (18/10). Sebanyak 361 titik api terdapat di Propinsi Sulawesi Tengah itu sendiri, yang banyak tersebar di Kabupaten Tojo Una-Una, Banggai, Poso, dan sebagainya.
Titik kebakaran hutan di Sulawesi
Titik api di pulau Sulawesi, Indonesia

Foto Kabut Asap di Kota Palu

Kabut asap di Indonesia
Kabut asap mengganggu jarak pandang di Kota Palu
Indonesia kabut asap
Kabut asap mengotori udara di Kota Palu

Kepekatan kabut asap yang terjadi di Kota Palu umumnya hanya terjadi pada lapisan udara atas. Terlepas dari itu kabut asap tetap merupakan suatu bencana yang perlu ditanggapi lebih serius oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
 "Semoga kabut asap ini tidak lama-lama betah di Kota Palu ya", Amin
Kami sebagai masyarakat mungkin patut juga ambil hikmah dari bencana kabut asap tersebut. Salah satunya seperti, mungkin dengan adanya kabut asap ini kita akan tau oksigen dalam udara yang kita hirup sehari-hari asalnya dari mana. Sehingga kita juga akan turut menjaga kelestarian alam di Indonesia.


#kakarmand

Profil Calon Walikota Palu 2016-2021

Walikota kota Palu
Calon Walikota Palu 2016-2021

     Bursa Pemilihan WaliKota Palu 2016-2021 kini mempertarungkan empat pasangan kandidat yang ditetapkan oleh KPU Kota Palu, yaitu pasangan DAYAT-SIGIT nomor urut 1, pasangan HADI-WIWIK nomor urut 2, pasangan HABSA-TAMRIN nomor urut 3 dan menyusul pasangan TONI-MIDI nomor urut 4. Warga Kota Palu yang telah memiliki hak pilih harus menentukan pilihannya pada pemilu serentak yang dilaksanakan pada bulan Desember nanti. Namun masih ada beberpa warga kota Palu yang belum mengenal profil Calon Walikota Palu periode 2016-2021.

     Untuk lebih megetahui latar belakang dari Calon Walikota Palu tahun 2016-2021, di sini akan dibagikan profil kandidat dimulai dari kandidat nomor urut 2 yaitu pasangan HADI-WIWIK. Berikut profil singkatnya:




H. HADIANTO RASYID, SE

Calon Walikota Palu
H. Hadianto Rasyid, SE - Calon Walikota

Tempat/ Tanggal Lahir : Palu, 10 Juli 1975

Pendidikan :

  1. Pondok Pesantren Gontor Ponorogo Jawa Timur 
  2. Universitas Pancasila Jakarta 

Pengalaman Kerja :

  1. Direktur Operasional PT. A. Rasma Mulia 
  2. Direktur PT. Taipa Jaya Mandiri (Taipa Beach) 
  3. Anggota DPRD Kota Palu (2009-2014) 
  4. Anggota DPRD Prov. Sulawesi Tengah (2014-2015)

Pengalaman Organisasi :

  1. Ketua Gabungan Pengusaha Pariwisata Bahari Sulawesi Tengah 
  2. Ketua Partai Hanura Kota Palu (2008-2015) 
  3. Ketua Partai Hanura Prov. Sulawesi Tengah (2015-Sekarang)

Hj. WIWIK JUMATUL ROFI'AH, S.Ag., M.H.

Calon Wakil Walikota Palu
Hj. Wiwik Jumatul Rofi'ah, S.Ag., M.H. - Calon Wakil Walikota

Tempat/ Tanggal Lahir : Tulungagung, 6 Mei 1971

Pendidikan :

  1. Magister Hukum Tatanegara UIJ 

Pengalaman Kerja :

  1. Dosen LB Universitas Tadulako (2001-2002) 
  2. Dosen LB Universitas Al-Khairat (2001-2004) 
  3. Anggota DPRD Kota Palu (2004-2014) 
  4. Wakil Ketua DPRD Kota Palu (2009-2014) 
  5. Dosen LB IAIN Palu (2014-Sekarang)

Pengalaman Organisasi

  1. Pengurus HPA Palu (2005-2007) 
  2. Pengurus Banaat Al-Khairat Kota Palu (2007-2009) 
  3. Pengurus DPW Partai Keadilan Sejahtera (2001-Sekarang) 
  4. Pengurus Kerukunan Keluarga Jawa Sul-Teng (KKJST) (2013-Sekarang)

Itulah profil dari kandidat calon walikota Palu nomor urut dua, semoga dapat membantu Anda dalam mendapatkan informasi tentang kandidat Calon Walikota Palu.
Sekian dan Terimakasih

Ikuti dan Saksikan Ajang Pemilihan Putra Putri Batik Kota Palu 2015

putra putri batik
Pemilihan Putra Putri Batik Kota Palu Tahun 2015

IKUTI AJANG PEMILIHAN
PUTRA PUTRI BATIK KOTA PALU TAHUN 2015

Kabar Gembira untuk kamu muda mudi kota Palu, karena Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Mandike Production kembali mengadakan ajang pemilihan duta batik atau yang biasa disebut Putra Putri Batik Kota Palu di tahun 2015 ini. Pendaftaran berakhir pada tanggal 16 Oktober 2015, untuk lebih jelasnya berikut ini #kakarmand lampirkan detailnya.


PELAKSANAAN

  • Pendaftaran :  21 September - 16 Oktober 2015
  • Seleksi : 17 Oktober 2015
  • Pengunguman Finalis : 18 Oktober 2015
  • Karantina Finalis : 22-2 Oktober 2015
  • Malam Unjuk Bakat : 25 Oktober 2015
  • Grand Final : 31 Oktober 2015

KRITERIA

  1. Putra Putri
  2. Penampilan Menarik
  3. Mampu berkomunikasi dengan baik dan benar
  4. Tinggi badan putra: minimum 165cm
  5. Tinggi badan putri: minimum 160 cm

PERSYARATAN

  1. WNI, berusia 16 s/d 25 tahun
  2. Belum pernah menikah
  3. Bebas Narkoba
  4. Berpenampilan menarik, tinggi dan berat badan proporsional
  5. Mengisi formulir pendaftaran/ membayar administrasi
  6. Menampilkan fotokopi KTP/ kartu pelajar/ kartu mahasiswa/ SIM
  7. Melampirkan surat izin orang tua/ wali
  8. Melampirkan foto diri, close up tampak depan dan seluruh badan ukuran 4R masing-masing 1 lembar (kostum bawahan hitam, atasan putih, sepatu pantofel-highills)
  9. Masukan formulir yang sudah diisi lengkap, fotokopi identitas diri dan foto ke dalam amplop cokelat, tuliskan di pojok kanan atas PUTRA untuk pendaftar Putra, dan PUTRI untuk pendaftar Putri.
Dapatkan formulir di :
BLACK CANYON COFEE. Jalan Suprapto Palu
Sekretariat : Jl. Mayjend Sutoyo no. 36 Palu
Contact : 082292965437
Twitter : @DutaBatikPalu
Instagram : @dutabatikpalu
Facebook : Putra Putri Batik Kota Palu


(tulisan dan gambar oleh, M. ARMAND ZURHAAR | kakarmand.blogspot.com)

Tabee TV, Startup Bisnis Televisi Lokal Kota Palu

Website Tabee.TV


Tabee TV, Stratup Bisnis Televisi Lokal di Kota Palu


Tabee TV, frequency local entertainment merupakan start up bisnis stasiun televisi lokal di Kota Palu yang berbasis pada Youtube.com. Hadir dengan konsep berbeda dengan mengutamakan hiburan modern yang beredukasi.

Secara konten, tayangan Tabee TV ingin memberikan inspirasi yang fresh dan menghibur bagi masyarakat kota Palu. Program acara kedaerahan dikemas secara modern dan inovatif. Think Globally, Act Locally, merupakan salah satu motifasi untuk menghadirkan aksi lokal dalam koridor isu global pada kemasan Tabee TV ini.

Tabee TV diprakarsai oleh anak-anak muda Kota Palu yang memiliki kesamaan passion terhadap dunia entertainment. Terbentuk pada awal tahun 2015, yang saat ini telah merumuskan konsep dua buah program awal yaitu, TABEE LEE, dan MUSIC SHOW RAJA.

Tim Tabee.TV

Tim Tabee.TV



Klik Link di atas untuk menonton video Coming Soon atau menampilkan website Tabee.TV

Lirik Lagu Kaili Pasha Ungu - SamPeSuvu Roa

pasha ungu lagu kaili
Pasha Ungu menyanyikan lagu berbahsa Kaili di Palu

     Pasha Ungu alias Sigit Purnomo Syamsuddin Syaid kini membuat suatu lagu yang menceritakan curahan hatinya tentang kerinduannya terhadap daerah asalnya. Lagu ini menggunakan bahasa kaili yang merupakan bahasa daerah di Sulawesi Tengah. Pasha kerap menyanyikan lagu ini saat diundang untuk mengisi acara di Palu. Saat kampanye untuk menuju Walikota Palu lagu ini yang berjargon SPS Roa (SamPeSuvu/SigitPurnomoSyaid Roa) juga selalu dilantunkan.

Berikut syair lagunya.


Lirik lagu Sampe Suvu Roa, Pasha Ungu


Suatu hari aku terbangun di tempat 
dimana aku mengejar impian
Tersadar sudah berpuluh tahun 
aku tinggalkan kampung halaman
Sekarang aku kembali untuk saudaraku, 
untuk sahabatku, untuk kampung halamanku

Sakuya mpae yaku hau ri ngata ntona
Nompalaisi sampesuvu ante roa
Nangelo kantuvua ala masana
Bajadira podamba sampesuvu roa

Ina... wei Ina..... mangge rera reareaaa
nalentora yaku.. nalentora
uu.. uuuhhhnana...

Masampe rua mpuluh mpae ri ngata ntona
Nalentora sampesuvu ante roa
Berimba kareba tanagguh Kaili
Tampa yaku nambaso boni potove

reff:
Nalentora yaku ante tana Kaili
Nalentora banua sampesuvu roa
Nalentora yaku ante tana Kaili
Nalentora banua sampesuvu roa

Masampe rua mpuluh mpae ri ngata ntona
Nalentora sampesuvu ante roa
Berimba kareba tanagguh Kaili
Tampa yaku nambaso boni potove

reff:
Nalentora yaku ante tana Kaili
Nalentora banua sampesuvu roa
Nalentora yaku ante tana Kaili
Nalentora banua sampesuvu roa
2x

Fungsi Ruang Banua Mbaso

Rumah Adat Souraja Palu
Pembagian Ruang Banua Mbaso/ Souraja

Ruang-ruang Banua Mbaso/ Souraja dapat dibagi secara vertikal yang terdiri dari ruang Bagian Atas, Bagian Tengah, dan Bagian Bawah. Dalam ketiga bagian tersebut terdapat beberapa ruang dengan fungsi tertentu sebagai berikut :


A. BAGIAN ATAS
Pada bagian atas terdiri atas :
loteng souraja
1. Landue (loteng)
Difungsikan sebagai tempat menenun, tempat menyimpan benda puasaka (bulo), dan juga
tempat untuk anak gadis.

B. BAGIAN TENGAH
Bangunan induk berukuran 11.5  x 24.30 meter yang terbagi atas empat bagian yaitu :

sketchup souraja
1. Gandaria (Serambi)
Gandaria berfungsi sebagai ruang tunggu untuk tamu.
Dibagian depan terdapat anjungan tempat bertumpunya tangga yang diletakkan pada bagian kiri dan kanan dalam posisi saling berhadapan.
Jumlah anak tangganya 9 buah. Dan dibagian ruang ini masih diperbolehkan menggunakan alas kaki.

 soraja

2. Lonta Karavana (Ruang Depan)
Ruang ini digunakan sebagai tempat menerima tamu dan biasa juga difungsikan sebagai tempat molibu (musyawarah). Selain itu juga digunakan sebagai tempat tidur kaum laki-laki.

 souraja

3. Lonta Tatangana (Ruang Tengah)
Lonta tatangana  terbagi atas tiga buah ruang yaitu :
- Toda (Ruang tamu)
Berfungsi sebagai tempat menerima tamu dan temapat musyawarah raja bersama dewan adat.

souraja

- Ruang tidur magau palu (raja)
Merupakan tempat tidur untuk raja dimana terdapat dua buah pintu.
Pintu-pintu tersebut dari arah luar dan dari arah ruang tamu.
Ruangan ini juga memiliki dua buah jendela.

kamar souraja

- Ruang tidur keluarga magau
Merupakan tempat tidur untuk keluarga magau dimana terdapat 2 buah pintu dari arah ruang tamu
dan yang menghubungkan ke ruang tidur magau.

gamelan

4. Lonta Rarana (Ruang Belakang)

Lonta rarana  terbagi atas lima buah ruang yaitu :
- Avu 1 (Dapur)
Bagian ruang ini difungsikan untuk menyimpan barang-barang yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan di lonta rarana. Bagian ini tidak memiliki atap. 

Rumah Adat Souraja di Palu

- Avu 2 (Dapur)
Ruang ini difungsikan sebagai tempat memasak

tungku api

- WC/ Kamar Mandi (2 buah)
Berfungsi sebagai tempat mandi juga untuk membuang hajat.

wc raja

- Gudang
Difungsikan sebagai tempat menyimpanan barang-barang yang jarang digunakan

gudang

- Ruang Makan
Ruang ini berfungsi tempat makan dan juga diperuntukkan untuk kaum wanita dan anak-anak gadis.
Selain itu ruang ini juga digunakan untuk menerima kerabat dekat.

ruang makan

C. BAGIAN BAWAH
1. Ruang bawah terdapat kolong yang berfungsi sebagai tempat menyimpan hasil perkebunan.

gudang bawah

Sekian dan terima kasih. >> kakarmand.blogspot.com

Foto 7 Masjid di Kota Palu

masjid kota palu
Masjid di Kota Palu
Kota Palu adalah kota dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Tidak heran jika kota Palu memiliki banyak masjid yang tersebar di seluruh wilayahnya. Berikut ini tujuh foto masjid yang ada di kota Palu.


1. Masjid Agung Darussalam
masjid agung darussalam palu

2. Masjid Raya Baiturrahim
masjid raya baiturrahim lolu palu

3. Masjid Jami'
masjid sungai palu

4. Masjid Ilham Minallah
masjid tawaili palu utara

5. Masjid Jami' An-Namirah
masjid jami an namirah

6. Masjid Argam Bab Al-Rahman Arba BOULEVARD
masjid argam bab al rahman

7. Masjid Alkhairaat
masjid alkhairaat palu

Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah memikirkan untuk menjadikan kawasan Alkhairaat yang dikenal satu-satunya di kota Palu sebagai kawasan wisata religi. Diharapkan dengan adanya wisata religi ini dapat memajukan aset pariwisata di kota Palu.

Salam Wisata Kota Palu !
dan Selamat Idul Fitri 1432 Hijriah. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
[M Armand Zurhaar| kakarmand.blogspot.com]